Banner

Sunday, December 11, 2011

Custom Motor dan Accessories

Ducati Rilis Monster 795 di Indonesia, Harga Rp 225 Juta


Setelah sebelumnya dirilis di Negeri Jiran Malaysia, kini (10/12) pabrikan motor asal Italia, Ducati merilis varian terbaru, Monster 795 di Jakarta. Motor ini menjadi istimewa karena di desain dan dipasarkan khusus di Asia.

Agustus Sani Nugroho, Presiden Direktur Ducati Indonesia menyatakan jika Monster 795 sangat cocok dikendarai oleh orang Asia karena proporsinya yang tergolong kecil dibanding Ducati lain. "Meski demikian, motor yang dirakit di Thailand ini menggunakan mesin yang sama dengan varian Monster 796 versi Eropa. Sehingga motor tetaplah bertenaga seperti varian Ducati lainnya," pungkas pria berkacamata itu.

Terlihat dari bobot ringannya yang hanya 167 kg, atau lebih ringan dari Kawasaki ER-6n (Ninja 650) yang 178 kg. Serta jarak tinggi jok nya 770 mm yang membuat pengendara Asia yang rata-rata memiliki tinggi 170 cm dapat menjejak kaki ke tanah dengan nyaman.

Toh demikian, sosok Monster yang sangar tak hilang dari varian entry level ini. Sebut saja headlamp bulat split dan tangki besar berpadu dengan sasis turbular. Knalpot ganda model undertail yang bikin buritan makin berisi.

Sementara sektor mesinnya dikawal L-Twin 2 katup desmodromic 803 cc berpendingin udara. Mesin yang menempel di sasis turbular parameter tersebut mampu melecut tenaga hingga 87 dk.

Sedangkan untuk harganya, Monster 795 dilepas Rp 225 juta on the road Jakarta. Tapi saat ini, Monster 795 baru tersedia dalam warna merah khas Ducati.

"Dan kami memberikan diskon khusus Jabodetabek sebesar Rp 10 juta hingga akhir Desember, yang menjadikan harga Monster 795 hanya Rp 215 juta saja,"

Brought Superior SS100, Mahal, Cepat dan Macho


Mahal, cepat dan macho adalah predikat yang disemat motor ini. Di pasaran, selalu laku keras. Biang keroknya, William Brough yang merancang.

Waktu digelar balapan di Inggris 1920-an, ia sendiri yang nyemplak dan menang. Setelah itu gantian pembalap legendaris yang merajai. Seperti Eric Fernihough, Freddie Dixon dan Bert Le Vack.

Mesin 988 cc dibuat antara 1925-1940. Diproduksi JA Prestwich (JAP) yang dibuat di London Utara, Inggris. Pendingin udara, 4 klep OHV, V-twin, 45 dk/ 5.000 rpm. Top speed 160 km/jam. 

Accessories Motor

Pegangan Slang Rem Depan Biker, Lebih Asoy


Buat penyuka modifikasi fashion, pemasangan pernik kecil menjadi nilai tambah tersendiri selain menambah tampilan jadi makin asoy. Salah satu yang harus dicoba adalah pegangan slang rem depan merek Biker.

Warna yang tersedia oranye, merah, hijau, biru dan gold. Menurut Bui Sang, punggawa Ratu Perkasa Motor (RPM) di Jl. Raya Bogor, Km. 28, variasi ini dilego Rp 200 ribu dan bisa pasang di semua tipe motor.

Nih, Ragam Rantai Aftermarket Pahe Untuk Motor Sport


Pilihan aftermarket sangat banyak
Hampir semua rantai OEM (Original Equipment Manufacture), khususnya untuk motor sport, sengaja didesain lebih. Ini karena untuk keperluan yang heavy duty alias kerja berat. Umumnya, desain mata rantai tanpa menggunakan sambungan. Untaian kokoh ini membuat rantai sangat kuat dan nyaris jarang ada yang putus.

Keunggulan lainnya pada rantai heavy duty ini terletak pada konstruksinya yang telah mengadopsi O-ring di setiap mata rantainya. “O-ring mampu meredam gesekan yang terjadi saat rantai berputar cepat,” jelas Zulkarnain Mansur, OEM & REM Sales Section Head PT Federal Superior Chain Manufacturing (FSCM), produsen rantai yang sebagian besar untuk memasok OEM pabrikan motor nasional.

Bisa begitu, karena O-ring ini untuk menahan pelumas di pin rantai. Agar tidak mudah lepas saat berputar. Bila dilakukan perawatan secara berkala dengan baik, rantai mampu berumur panjang. Tak jarang motor sport lawas pun masih banyak menggunakan rantai bawaannya.

“Karena rantai memiliki spek standar untuk tiap motor. Japan Chain Association Standard (JCAS) salah satu badan yang membuat standar untuk setiap rantai. Disesuaikan kebutuhan motor,” lanjut Zulkarnain Mansur.

Di balik keunggulan yang disuguhkan, memang tidak salah bila harga rantai ini cukup mahal. Berdasarkan banderol pabrikan resmi misalnya, rantai saja untuk OEM Yamaha Scorpio Rp 268 ribu.

“Perbedaan harga antara OEM dan aftermarket memang sangat jauh. Bisa lebih setengahnya,” jelas Gunawan, pebengkel Otomart di Jl. Kelapa Dua, Jakarta Barat.

Menurut Willianto Husada, Deputy Director PT Indomobil Bhupala, distributor Indoparts, mengakui produk aftermarket bisa ditekan harganya. Bahkan hanya seperempat, karena teknologi yang digunakan antara OEM dan aftermarket berbeda.

“Di produk aftrmarket belum ada 0-ring yang didalamnya. Namun ada gemuk khusus yang terus menerus melumasi rantai saat digunakan,” kata Wilianto.

Selain itu, produk untuk motor sport yang memang untuk menggunaan berat tidak sebanyak bebek. “Teknologi akan makin murah jika volume banyak. Sedangkan pada motor-motor sport kan jumlahnya sedikit,” bilang pria yang berkantor di kawasan industri Jatake, Bitung, Banten ini.

Selain itu, beberapa pengendara sering melakukan tukar pakai antara satu tipe dengan tipe lain atau beli rantai after-market meteran. “Di Glodok banyak yang menjual meteran. Di sana bisa ditanyakan tipe rantai beserta kodenya ada Solid Bush (SB), Heavy Duty (H), atau Heavy Duty and O-ring (HO),

Paket Rem Cakram Belakang Nissin, Untuk Tiger, V-ixion dan Scorpio


Bisa dipakai di beberapa motor
Rem belakang bawaan pabrik, masih banyak yang aplikasi model teromol. Dianggap masih kurang pakem dan kurang gaya. Apalagi mesin sudah dikorek atau bore up. Butuh rem cakram yang lebih pakem.

Bisa jajal paket yang disodorkan Inti Jaya Motor. Menurut Jacon Sanjaya, terpercaya karena buatan Nissin. Terutama master dan kalipenya.

Satu paket terdiri dari dudukan cakram, master, braket dan piringan. Tentu sudah termasuk slang rem dan minyaknya dong. Jadi, tidak perlu setel lagi supaya tidak masuk angin.   

Tersedia untuk beberapa merek motor. “Untuk Honda Tiger, Yamaha V-ixion, Scorpio dan MX 135LC. Dibanderol 1 juta rupiah,” jelas Jacob yang anaknya Koh Edy Winata, asli wong Cerbon, bos Inti Jaya Motor itu.

Harga segitu belum termasuk adaptor teromolnya, lho. Itu, bagi yang mau tahu barangnya, silakan menuju Inti Jaya Motor. Alamatnya Jl. Kebon Jeruk V, No. 260A, Kota, Jakarta Barat

No comments:

Post a Comment